
#CatatanPenerjemah : menerjemahkan 'hanya' / 'cuma'
Dalam bahasa Indonesia kita menggunakan kata 'hanya' untuk memberitahukan keterbatasan sesuatu / kesendirian. Seperti pada kalimat:* Saya hanya mendengarkan* Cintamu hanya ilusi (cie..)* Hanya itu saja? Dalam bahasa Arab. 'hanya' (only) memiliki beberapa Arti sebagai berikut:
[adv] and no other, just; alone : فَقَطْ، قَطْ، فَحَسْبُ، إِنَّمَا، ليس غير، ليس إلاّ، ليس سوى
Namun yang sering digunakan adalah faqath.
contoh:
~ A: Bagaimana anda melakukannya (كيف تفعله؟) kayfa taf'aluh?
~ B: Hanya pandangilah dia, maka ia akan pergi jauh ( فقط تنظره فسيذهب بعيدا ) faqath tanzhuruh fa sayadzhab ba'iidan...
Bentuk lain dari terjemahan 'hanya' dalam bahasa Arab adalah dengan uslub
{huruf nafiy* .... dan huruf istisna* }, seperti kalimat tauhid laa ilaaha illallah
~ TS: Hanya Allah lah Tuhanku / tiada Tuhan selain Allah:
TT: (لا إلــه إلّا الله)
~ TS : cuma kamu saja cintaku / cintaku cuma kamu saja
TT: (ما عندي حبٌّ سواكِ)
No comments:
Post a Comment